Apa sih PWK

Masih bingung apa itu PWK atau Planologi? yuk baca lagi.

Waktu awal masuk jurusan ini saya pun bertanya sih, kira-kira aku bakal ngapain didalam jurusan ini? Bahkan teman aku kalau nanya “Kuliah jurusan apa?” dan aku jawab “PWK atau Planologi”, dia akan bilang “jurusan apa itu, belajar tentang tumbuhan?” terus aku bilang “nggak ini itu jurusan Tata Kota” (dengan begitu bisa dilihat perbedaan antara tumbuhan dan kota). Jadi, PWK atau Planologi Itu hampir sama dengan jurusan Sipil dan Arsitektur yaitu kita diharapkan dapat membuat sebuah konsep perencanaan yang outputnya gambar. Namun yang membedakannya yaitu jurusan ini mempelajari banyak bidang atau disiplin ilmu seperti sosial budaya, ekonomi, lingkungan, MIPA, dan masih banyak lagi, yang nantinya akan dikolaborasikan untuk mendapatkan sebuah perencanaan dalam bentuk laporan dan peta.


Jadi nantinya kita banyak menghitung atau menghafal?
Kalau disuruh milih sih lebih banyak menghitung sih, tapi nggak banyak banget. Biasanya kalau hitungan itu saat kita akan menggunakan rumus yang di gunakan untuk menganalisis data, seperti data penduduk yang nantinya dapat di perkirakan berapa jumlah penduduknya ketika berada pada 20 tahun kedepan (wih… kayak peramal ya hahaha). Jadi biasanya itu kita bakal merujuk pada banyak buku jadi nggak bosan. Dan bukan cuma buku aja, kita juga akan di suruh untuk mempelajari Undang-undang, Peraturan Daerah, Keputusan Mentri, dan aturan lainnya seperti SNI (Standar Nasional Indonesia) dan Standar dari BIG (Badan informasi Geospasial) dalam penyajian peta. Dan banyak teman aku yang tertarik mau jadi pemimpin daerah setelah mempelajari dokumen di atas.

Yang paling seru dari jurusan ini yaitu kita bakal jalan-jalan di setiap semester. Jadi kayak traveler gitu, jadi yang suka jalan-jalan nggak ada salahnya masuk di jurusan ini. Kok bisa jalan-jalan? Karena dalam PWK ada yang biasa di sebut Studio. Studio ini adalah mata kuliah yang besar SKSnya dan bertahap ada studio penyajian dan presentasi, ada studio proses perencanaan, studio perencanaan kota, dan studio perencanaan wilayah (Tergantung Kampusnya sih). Jadi kita akan terjun langsung ke lokasi yang direncanakan untuk mengambil data baik primer maupun sekunder, kita juga bakal bertemu pegawai instansinya dan berbaur dengan masyarakat sekitar jadi serasa KKN duluan (seru banget).

Komentar